• Impactfind

Mengapa PHK Bukan Solusi Untuk Krisis Covid-19

Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi sebulan yang lalu oleh WHO, dan pemerintah mewajibkan kita untuk melakukan hampir semua aktivitas di rumah, hingga kini ada sekitar 162 ribu lebih orang yang di PHK dan dirumahkan sebagai imbasnya.


Hal ini karena perusahaan mengaku mengalami kemerosotan dari segi penghasilan. Padahal menurut peraturan yang tercatat di Pasal 164 Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan”), PHK hanya bisa dilakukan jika perusahaan mengalami kerugian secara konstan selama 2 tahun berturut-turut dan harus didukung oleh laporan keuangan yang kemudian diaudit oleh akuntan publik.


Perusahaan perlu mempertimbangkan keputusan ini secara matang dan objektif. Jika memang harus menekan biaya, pertimbangkan 5 langkah ini daripada melakukan PHK.


Pengurangan bonus

Komunikasikan bahwa dengan kebijakan ini gaji akan tetap dibayarkan walaupun tidak penuh. Ini juga berlaku untuk Anda karyawan dengan level C-Suite. Anda dan rekan lain perlu menjadi contoh untuk mencegah karyawan di bawah Anda merasa dikorbankan dan kecewa.


Pengurangan jam kerja

Cara lain agar pengurangan pembayaran upah dapat dilakukan juga bisa didukung dengan pengurangan jam kerja. Dengan jam kerja yang lebih singkat, otomatis upah yang diterima juga berkurang. Hal ini perlu disampaikan dengan jelas dan gamblang kepada karyawan Anda. Tapi perlu diingat jika Anda mengambil langkah ini, produktivitas perusahaan Anda akan menurun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, siapkan infrastruktur yang jelas.


Restrukturisasi perusahaan

Alokasikan tenaga yang ada untuk hal lain yang dinilai bisa membawa penghasilan untuk perusahaan Anda. Misalnya jika perusahaan Anda bergerak di bidang perekrutan, beberapa orang dari tim perekrutan bisa dialokasikan sementara pada tim marketing atau pengembangan bisnis.


Dengan mengambil keputusan ini, Anda harus siap dengan risiko diprotes oleh karyawan Anda. Untuk menyikapinya, Anda perlu menyampaikan tujuan dan maksud dari tindakan ini. Jelaskan dan yakinkan bahwa mereka sangat dibutuhkan untuk membantu perusahaan.



Lakukan crowdsourcing

Kumpulkan seluruh karyawan/ tim Anda untuk bersama-sama menggali ide-ide yang bisa diaplikasikan dalam restrukturisasi. Anda mungkin khawatir jika Anda akan terlihat tak punya kendali, tapi sebaliknya lah yang terjadi. Karyawan Anda akan merasa suaranya didengar dan dipercaya. Ini akan membangun ikatan emosional yang sangat berguna pada masa sekarang dan nanti. Ingat, keterlibatan karyawan justru akan mempermudah proses pekerjaan.


Beberapa tips dalam melakukan langkah-langkah diatas:

  • Komunikasikan dengan jelas dan gamblang kepada karyawan

  • Share the pain, bagikan pendapat concern Anda dan sampaikan bahwa ini adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan perusahaan saat ini untuk bertahan.

  • Berpikir positif dan optimis. Rasanya memang susah untuk tetap positif dan optimis dalam keadaan yang tidak menentu ini. Tapi dengan kerja keras secara bersama, bukan tidak mungkin jika Anda dan perusahaan Anda akan berhasil melewati krisis ini.


We are offering FREE hiring during this COVID-19 pandemic. Visit impactfind.org to learn more.

If you are looking for full-time or freelance jobs, visit our job-sharing community at referpal.org.

If you are looking to transform your business, we offer a free ERP system upgrade. Visit impactfirst.co to learn more.


Please share this with the people you think would need it, thanks!

#WeAreInThisTogether

#SharingForImpact


Impactind a startup company focusing on recruitment services and talent management solutions. Our vision is to fix talent management problems.


Got something to ask about talent management?


© 2020 by Impactfind.

Our Group

ImpactFirst

Follow Us on:

  • LinkedIn
  • Instagram
  • Facebook